Saturday, June 16, 2018

Gempa di Indonesia

Gempa di Indonesia

Dari kejadian-kejadian gempa yang terjadi di Indonesia, mungkin kamu sudah tahu mengapa gempa sering kali terjadi? Ya, tiga lempeng tektonik yang melewati Indonesia membuat negeri kita rawan terjadi gempa. Jadi secara alami, negeri kita memang negeri gempa. Kenyataan ini bukan untuk ditakuti, tetapi untuk diwaspadai bahwa gempa bisa terjadi kapan saja di negara kita.

Mulai sekarang, kenalilah apakah wilayah tempat tinggalmu merupakan daerah rawan gempa? Kamu dapat menemukan kejelasan tentang hal ini dengan melihat peta persebaran jalur-jalur gunung api di depan dan mengumpulkan informasi sejarah terjadinya gempa di wilayahmu.

Berdasarkan sejarah kekuatan sumber gempa, aktivitas gempa bumi di Indonesia terbagi dalam enam daerah aktivitas:
1) Daerah Sangat Aktif
Wilayah sangat aktif memungkinkan terjadinya gempa dengan kekuatan lebih dari 8 skala Richter.
Meliputi wilayah Halmahera dan lepas pantai utara Papua.

2) Daerah Aktif

Di wilayah ini kemungkinan gempa dengan kekuatan 8 sampai 7 skala Richter sering terjadi.
Yaitu di lepas pantai barat Sumatra, Kepulauan Sunda, dan Sulawesi Barat.

3) Daerah Lipatan dengan atau Tanpa Retakan
Gempa dengan kekuatan kurang dari 7 skala Richter bisa terjadi. Wilayah ini meliputi Sumatra, Kepulauan Sunda, dan Sulawesi Tengah.

4) Daerah Lipatan dengan atau Tanpa Retakan

Gempa dengan kekuatan kurang dari 7 skala Richter mungkin terjadi. Wilayah ini meliputi pantai
barat Sumatra, Jawa bagian utara, dan Kalimantan bagian timur.


5) Daerah Gempa Kecil
Gempa dengan kekuatan kurang dari 5 skala Richter jarang
terjadi. Wilayah ini meliputi pantai timur Sumatra.

6) Daerah Stabil

Tidak ada catatan sejarah gempa di wilayah ini. Wilayah inimeliputi Kalimantan Tengah, Kalimantan bagian barat, serta pantai selatan Papua.

Mencermati daerah aktivitas gempa tersebut dengan kenyataan di sepanjang tahun 2006, wilayah di barat, selatan, dan timur Indonesia rawan terjadi gempa. Tercatat gempa paling merusak tahun 2006 terjadi di Yogyakarta dan sebagian Jawa

Tengah. Selang beberapa waktu kemudian gempa dan tsunami terjadi di pantai selatan Jawa. Wilayah yang mengalami rusak parah, yaitu Pantai Pangandaran. Nah, kamu bisa mengetahui kejadian-kejadian gempa di Indonesia yang lebih lengkap dengan mengunjungi situs www.bmg.go.id.

No comments: